Sabtu, 29 Oktober 2016

Dia

Dia..
yang duduk bersender ke tembok
mengerjakan sesuatu yang benar-benar harus dia kejar

Dia..
yang tiba-tiba teringat akan masa depannya
menggalaukan sesuatu yang masih abu-abu di pikirannya

Dia..
butuh teman yang mengetahui isi hati
butuh teman yang mengetahui pikirannya
butuh teman yang dapat memberi pencerahan akan kegalauan hatinya

Galau..
Ah, galau tentang cinta?
Jangan tanyakan itu pada dia
Karena tidak akan kau dapatkan
Jawaban tentang itu, saat ini
Dia belum dewasa tentang cinta
Haha lucu memang
Tapi itulah dia

Untuk dia...
Semoga kelak, cita-citamu tak hanya mimpi
Tapi menjadi luapan emosi
Yang kan menjadi realiti
Aamiin


Tidak ada komentar:

Posting Komentar