Dia..
yang duduk bersender ke tembok
mengerjakan sesuatu yang benar-benar
harus dia kejar
Dia..
yang tiba-tiba teringat akan masa
depannya
menggalaukan sesuatu yang masih abu-abu
di pikirannya
Dia..
butuh teman yang mengetahui isi hati
butuh teman yang mengetahui pikirannya
butuh teman yang dapat memberi
pencerahan akan kegalauan hatinya
Galau..
Ah, galau tentang cinta?
Jangan tanyakan itu pada dia
Karena tidak akan kau dapatkan
Jawaban tentang itu, saat ini
Dia belum dewasa tentang cinta
Haha lucu memang
Tapi itulah dia
Untuk dia...
Semoga kelak, cita-citamu tak hanya
mimpi
Tapi menjadi luapan emosi
Yang kan menjadi realiti
Aamiin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar